INFO HERBAL :
Home » , » Karena Aku Shalat

Karena Aku Shalat

Written By Unknown on Minggu, 20 April 2014 | 15.05

di copy dari islampos.com

Ahad 15 Rabiulakhir 1435 / 16 Februari 2014 17:30

“Kenapa kamu tidak ikut kami nggosip saja sini?” – karena aku sholat
“Kenapa kamu tidak pacaran?” – karena aku sholat
“Kenapa kamu tidak nonton bola?” – karena aku sholat
(Ust. Syatori)
SEJATINYA , hidup adalah “berjalan”. Otomatis, karena kita berjalan, maka ada yang ditinggalkan dan ada yang dituju. Implementasinya, berjalan berarti meninggalkan dunia untuk menuju akhirat. Senantiasa menjadikan akhirat satu-satunya tujuan dan dunia hanya sebagai jembatan menujunya. Bagaimana jika orang yang hidup namun “tidak berjalan”?. Orang masih rakus terhadap dunia. Masih silau dan mudah terpana akan fatamorgana dunia. Niscaya hingga saatnya dia meninggal pikiran dan jiwanya masih terpaut pada dunia.
Lalu, ada apa dengan shalat?
Shalat adalah kunci menjemput sukses ukhrawi yang paling utama agar kita menjadi pribadi yang berambisi akhirat. Shalat juga merupakan amalan yang akan di hisab pertama kali. Oleh karena itu, mari senantiasa menjadikan shalat sebagai kendaran utama menuju Surga-Nya. Menjadikan Shalat menjadi benteng utama dari sikap yang munkar.
“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur’an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al-Ankabut : 45). Maksud dari fakhsya’ (keji) berarti perbuatan buruk yang hanya dilakukan oleh binatang. Sedangkan mungkar adalah perbuatan yang diingkari oleh hati nurani. Naudzubillah.
Selama kita shalat, masihkah akan melakukan gerakan diluar rukun shalat?, Ketika kita sedang shalat, apakah kita akan membukasms saat terdengar notifikasi pesan? Tidak, ‘kan lagi shalat. Ketika kita sedang shalat apakah kita akan facebook-an ? Tidak, ‘kan lagi shalat. Ketika kita sedang shalat apakah kita akan makan, meski terhidang makanan lezat di depan kita? Sekali lagi Tidak, ‘kan lagi shalat.
Begitulah shalat, akan mencegah dari perbuatan yang sia-sia dan tidak sepantasnya untuk dilakukan karena tidak ada pelajaran yang berguna didalamnya. Oleh Imam Ibnu Jahim, “Barang siapa yang shalatnya tidak mencegah pada hal yang mungkar, dia tidak akan semakin dekat namun jauh dari Allah”.
Hingga akan datang suatu generasi yang senantiasa memosisikan setiap langkah, perkataan dan perbuatan yang dilakukannya seolah-olah dirinya sedang dalam kondisi shalat. Oleh karena itu Ia tidak akan melakukan hal yang sia-sia selama shalat tersebut. Semoga dengan shalat, selalu menghidupkan kehidupan kita. Aamiin. [ludiana santi]
Share this article :

TWIIT

MTA.OR.ID |

GALERI RUFAIDHOH HERBA CENTER

hidayatullah.com

 
Support : Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. PESANTREN KHALIFAH INSAN MULIA - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website